
Meskipun tradisi ini bukan asli dari Indonesia namun sudah menjadi kebiasaan bagi muda-mudi untuk merayakannya, begitu juga di Jayapura hari valentine sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari tradisi kawula muda disini.
Tanggal 14 Februari diperingati di seluruh dunia sebagai hari kasih sayang, konon kebiasaan ini dimulai dari kebiasaan St.Valentine mengirimkan kartu-kartu ucapan yang berisi kata-kata penuh kasih kepada penduduk sekitarnya meskipun beliau berada di penjara.
Mengapa hanya muda-mudi saja yang memperingatinya, padahal kasih tidak terkotak-kotak berdasarkan usia atau asal-usul atau keyakinan seseorang? Mungkin kita perlu merenung sejenak untuk memaknai spirit St.Valentine berupa kata "kasih"...... Terminologi ini jelas berbeda dengan kata "kekasih" yang berarti pasangan lelaki-perempuan yang saling mencintai, tetapi kata "kasih" bermakna lebih mendalam lagi, dan merupakan sumber terbentuknya peradaban manusia hingga kini. Kebalikan dari terminologi ini adalah "egois, sadis, sinis, kasar, licik, rakus, dlsb" yang konotasinya menunjukkan sifat buruk manusia.
Kesimpulannya spirit St.Valentine adalah menumbuhkan sifat baik manusia yang dirangkum dalam suatu kata sederhana..."kasih".... yang akan menimbulkan kedamaian di dunia ini.
Sudahkah kita memelihara "kasih" di hati kita?
(Doxem Editor)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar