
Kawan, ternyata acara panjat pinang yang selalu meramaikan peringatan ulang tahun kemerdekaan negara kita ini mengandung filosofi yang mendalam lho....Kata orang yang mengerti sejarahnya, panjat pinang ini berasal dari perkampungan di Ternate yang berkembang ke daerah-daerah di Papua dan pulau-pulau lain di Indonesia. Acara ini merupakan gabungan dari olah raga massal, kegotongroyongan, kegigihan dalam mengatasi masalah, sportifitas, toleransi dan kebersamaan dalam menikmati sukses.
Disebut olah raga massal karena memang membutuhkan fisik yang kuat dari pesertanya yang berjumlah banyak (kalau nggak kuat, yang badannya paling kecil gak bakalan nyampe ke puncak karena "pondasi"nya roboh).
Mengandung kegotongroyongan karena kalau dikerjakan sendiri gak bakalan bisa manjat batang pinang yang licin (karena dioles minyak pelumas sama panitianya), jadi harus saling mendukung.
Kegigihan sangat diperlukan lho dalam acara ini, karena kalau mentalnya memble, mungkin setelah mengalami satu atau dua kali merosot sebelum sampai puncak langsung menyerah dan meninggalkan gelanggang (malu sama penonton ahh..)
Ada unsur sportifitasnya, karena ada reward yang akan didapat oleh semua peserta jika berhasil sampai ke puncak, dan semua tiang pohon pinang dalam lokasi pertandingan memiliki tinggi yang sama, jumlah peserta yang sama dan aturan yang sama.
Ternyata perlu toleransi juga lho dalam acara ini, bayangkan saja yang dibawah diinjak (kadang-kadang kepalanya) sama yang diatasnya, dan yang sudah sampai puncak juga harus bertoleransi sama kawan-kawannya yang di bawah, gak boleh menikmati hadiahnya sendirian.
Naaah.... ini yang paling enak dalam acara panjat pinang... yaitu saat semua hadiah yang berhasil diturunkan dinikmati bersama-sama... Biasanya kalau hadiahnya barang-barang yang gak bisa dibagi (seringnya berupa baju, peralatan elektronik, sepeda, dll) maka semuanya dijual dulu baru uangnya dibagi rata....
Hebat ya bangsa kita dalam menumbuhkan sifat-sifat positif masyarakatnya, mungkin kalau yang jadinya negatif orangnya gak kenal filosofi panjat pinang yang sebenarnya.
(Doxem-Editor)
Gambar : KasKus
Tidak ada komentar:
Posting Komentar